Roguing Kegiatan Perbanyakan Benih Jagung Komposit Spesifik Lokasi
[Aceh Besar, 18 Mei 2026] Dalam rangka meningkatkan produktivitas komoditas pangan menuju ketahanan pangan yang berkelanjutan, Kementerian Pertanian melakukan kegiatan produksi benih unggul jagung komposit spesifik lokasi. Untuk Provinsi Aceh, kegiatan dilaksanakan di Kabupaten Aceh Besar.
Pemeriksaan roguing fase vegetatif dilakukan oleh Petugas BPSBTPH, Provinsi Aceh Agus Riyadi dan Zahrina, sebagai Pengawas Benih Tanaman (PBT) dan Amrullah sebagai Co-Breeder. Roguing tanaman jagung adalah proses seleksi dan eliminasi (pencabutan) tanaman yang tidak diinginkan seperti tipe simpang (off-type), tanaman sakit, atau varietas campuran yang berguna untuk menjaga kemurnian genetik dan kualitas benih jagung. Ikut hadir juga tim UPBS BRMP Aceh Didi Darmadi dan Ahmad Adriani. Rombongan diterima langsung oleh ketua kelompok Sejahtera Baru, Heri Hayandaka dan anggota kelompok tani lainnya.
Amrullah menyampaikan bahwa kegiatan roguing ini wajib dilakukan. Hal ini dilakukan agar tidak ada penyimpangan genetik pada jagung hasil produksi benih, sehingga roguing harus dilakukan dengan maksimal tanpa ada tanaman yang tidak dikehendaki tertinggal di lahan budidaya.
Saat pelaksanaan roguing ketua kelompok tani, Heri Hayandaka dan anggota kelompok tani lainnya ikut serta membantu dan mendampingi petugas dari BPSB dalam melaksanakan roguing tahap 1 ini. Petani mitra ikut belajar bagaimana cara melakukan roguing, mulai dari menentukan tanaman yang akan dibuang karena adanya kemungkinan perbedaan genetik (tanaman offtipe/tipe simpang) atau tanaman yang tidak sesuai dengan deskripsi sebagai tanaman yang ingin diperbanyak yaitu varietas Jakarin dan Bisma.
Diharapkan tahapan ini dilakukan dengan baik dan benar agar tahapan selanjutnya untuk memperoleh benih jagung bersertifikat dapat dicapai sesuai target.